Home
3 SD dan 2 MI Wonosobo Peringkat 10 Jateng
Active ImagePada Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tahun 2008/2009, lima sekolah jenjang SD/MI di Wonosobo, yaitu tiga SD dan dua MI berhasil menempati peringkat 10 besar se Jateng.
Untuk SD daerah pegunungan itu, meliputi SD Kalibeber Kecamatan Mojotengah; SD 1 Wonosobo dan SD 2 Kalierang Kecamatan Selomerto. Sedangkan MI terdiri atas MI Maarif Kalilembu Dieng Kecamatan Kejajar dan MI Muhamadiah Selomerto.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Wonosobo H Priyo Purwanto SSos MSi didampingi Drs Suharna menyampaikan hal itu ketika melakukan evaluasi UASDBN 2008/2009, di Kecamatan Kejajar dan Garung, Sabtu (5/6) lalu. Evaluasi diikuti para kepala SD dan MI. Evaluasi diagendakan maraton ke semua kecamatan sampai 12 September 2009.
Selengkapnya...
 
Bersekolah di Balai Desa Tlogojati
Active ImagePERCEPATAN penuntasan wajib belajar pendidikan dasar (Wajardikdas) sembilan tahun di Wonosobo, mendapat respon positif. Sehingga tahun 2009, lulusan SD yang melanjutkan ke jenjang SMP maupun kesetaraan mencapai 95 persen lebih.
Lulusan SD di wilayah pinggiran maupun kawasan terpencil pun beramai-ramai melanjutkan ke SMP reguler maupun kelompok belajar kesetaraan. Demikian halnya dengan, puluhan anak lulusan SD di Desa Tlogojati -wilayah pinggiran di Kecamatan Wonosobo, tak mau ketinggalan.
Namun karena keterbatasan daya tampung SMP 3 Wonosobo di Desa Bomerto atau SMP terdekat dengan Desa Tlogojati, maka sekolah tersebut menempuh kebijakan dengan membuka kelas jauh di desa tersebut. Saat ini SMP 3 Wonosobo memiliki 12 rombongan belajar.
Sedangkan kelas jauh SMP 3 Wonosobo di Desa Tlogojati, tercatat dua rombongan belajar kelas VII dengan murid sebanyak 42 anak. Mereka terdiri atas 23 siswa laki-laki dan 19 murid perempuan.
Karena belum memiliki ruang kelas, maka kegiatan pembelajaran siswa, menumpang di balai Desa Tlogojati. Ruang pertemuan berukuran 5x12 meter, disekat menjadi dua ruang kelas. Adapun dua ruang kantor balai desa yang relatif sempit, dimanfaatkan untuk kantor desa dan kantor sekolah.
Selengkapnya...
 
Kirab Bagikan Bunga dan Jadwal Puasa
Active ImageRatusan siswa SD/MI Muhamadiyah Sudagaran Wonosobo, menjelang datangnya Ramadan, mengadakan kirab keliling kota. Mereka menyusuri Jalan A Yani, Alun-alun, Jalan Angkatan 45, Taman Plaza dan Jalan Veteran. Bersamaan kirab, para siswa membagikan selebaran jadwal puasa serta bunga kepada masyarakat.
Para siswa juga mengusung pamflet ajakan untuk banyak beramal, beribadah dan menekuni agama selama Ramadan. Diantara ereka juga memainkan tetabuhan dari kentongan bambu, yang merupakan tanda datangnya waktu Sahur bagi umat muslim yang menjalan puasa.
Kepala SD/MI Muhamadiyah Sudagaran, Turrachman SPd yang ditemui kemarin, mengatakan bahwa kegiatan kirab untuk syiar tersebut dilakukan kali kedua, menjelang datangnya Ramadan.
Dia menyebut, pemberian bunga pada masyarakat sebagai simbol bahwa Islam mencintai perdamaian. Islam jauh dari kekerasan. Selama Ramadan, pihaknya juga merencanakan berbagai kegiatan penunjang. Diantaranya kemah bakti Ramadan di pedesaan.
Pesertanya adalah siswa kelas V dan VI. Kegiatan itu dimaksudkan agar para siswa yang terbiasa hidup di kota, akan bisa melihat dan mengetahui kehidupan masyarakat pedesaan, dengan segala keterbatasan fasilitas. Sehingga pada saatnya anak-anak bisa mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Mereka pun bisa berlatih mandiri.
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 37 - 40 dari 98
Polling
Masih perlukah pelaksanaan Ujian NAsional untuk sekolah menengah?
 
Who's Online
Saat ini ada 6 tamu online
 
Template designed by  L38An0n