
PULUHAN remaja lulusan SD di Desa Lengkong Kecamatan Garung Wonosobo, kini tak lagi bingung untuk melanjutkan ke jenjang SMP atau yang sederajat. Hal itu menyusul dibukanya kelas jauh MTs Garung, di balai desa setempat, sejak tahun ajaran 2008/2009.
Dengan dibukanya sekolah gratis di balai desa, sebagian lulusan SD Lengkong bisa mengenyam pendidikan jenjang yang lebih tinggi. Sebelumnya, banyak lulusan SD setempat tidak melanjutkan sekolah. Mereka justru terjun di dunia kerja atau membantu orang tua di ladang.
Saat ini, tercatat sebanyak 62 remaja Desa Lengkong, bersekolah di MTs Garung kelas jauh. Mereka terdiri atas 26 siswa kelas VII dan 36 anak kelas VIII. Diprediksi pada tahun ajaran mendatang, yang melanjutkan ke kelas jauh semakin bertambah.
Rozak, warga Desa Lengkong yang berprofesi sebagai guru SD merasa prihatin. Lulusan SD yang melanjutkan ke jenjang SMP atau yang sederajat relatif sedikit. Hal itu, selain karena jarak ke SMP terdekat (SMP 1 Mojotengah maupun SMP 3 Wonosobo) sekitar lima Km, juga karena faktor ekonomi dan kesadaran yang rendah.
Pengelola kelas jauh MTs Garung, Nastohirin yang dihubungi Suara Merdeka, mengatakan bahwa untuk menarik minat anak melanjutkan sekolah, maka pihaknya membebaskan seluruh biaya sekolah. Bahkan terkadang pihaknya membantu siswa, berupa seragam sekolah maupun lainnya.
Untuk menjalankan aktifitas sekolah, pihaknya mengandalkan BOS maupun sumbangan insidentil dari desa setempat. Karena belum memiliki gedung, maka desa meminjamkan balai desa untuk kegiatan pembelajaran. Kini pihaknya sudah memiliki lahan seluas 2.000 meter persegi.
Disinggung tentang tenaga pengajar, Nastohirin menyebut bahwa sekolah kelas jauh tersebut dilayani oleh 10 orang guru. Diantara pengajar itu pun ada yang berstatus guru SD. Namun karena kepedulian yang tinggi, guru SD tersebut membantu mengajar di kelas jauh tersebut.
Kelas jauh MTs Garung di Desa Lengkong, menempati balai desa yang cukup jauh dari jalan besar. Berada di lereng pebukitan pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan air laut, sekitar satu km lebih dari jalan lingkar utara Wonosobo.(Sudarman)