Home
40 Persen Siswa SMP Al Hayat Mondok PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Thursday, 24 December 2009
Active ImagePOLA pendidikan yang dikembangkan SMP Al Hayat Wonosobo, mengadopsi kurikulum umum dan pesantren. Dalam kaitan ini, sebanyak 40 persen siswanya mondok di pesantren Assalaf. Usai sekolah umum, sore hari mereka mengikuti kegiatan pengajian.
Meski banyak siswa mondok, sekolah swasta tersebut sama sekali tidak menarik sumbangan sepeser pun kepada muridnya. Untuk memperlancar biaya operasional, sepenuhnya bertumpu pada BOS. Bahkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, juga memperoleh bantuan.
"Meski gratis, pendidikan yang dilaksanakan di SMP Al Hayat tidak owolan. Kami tetap memperhatikan dan mengedepankan kualitas," tandas pengasuh pesantren, KH Abdul Mutolib (50 tahun), kemarin.
Sehubungan dengan itu, lanjut Abdul Mutolib, pihaknya tidak mau menerima santri yang enggan bersekolah. Semua santri di pesantrennya harus bersekolah. Selain dibekali keimanan dan ilmu pesantren, para santri pun memperoleh ilmu pengetahuan umum. Santri disiapkan menjadi anak yang utuh.
Saat ini, SMP Al Hayat menampung 107 siswa. Sebagian besar adalah murid setempat. SMP Al Hayat yang memasuki tahun ke empat, sudah berhasil meluluskan 35 anak. Hampir semua lulusan melanjutkan ke berbagai SMA/SMK/MA di Kota Wonosobo, diantaranya di sejumlah sekolah favorit di daerah pegunungan tersebut.
Disinggung tentang kegiatan ekstra, Kiai Mutolib menyebut, pada sore hari dikenalkan atau diberikan bekal keterampilan. Diantaranya menjahit maupun las teralis dan sebagainya.
Mengenai tenaga pengajar, dia menyebut pernah ditawari guru PNS untuk DPK, namun dengan berbagai pertimbangan, maka pihaknya belum bisa menerima uluran tangan dari Pemkab Wonosobo. Saat ini ia memilih kekompakan yang telah terjalin diantara para guru yang ada.
Wakil ketua Dewan Pendidikan Wonosobo, Ir Sarwanto Priadi memberikan apresiasi tinggi pada niat dan motivasi tinggi pengelola, yang bertekad mengedepankan kualitas pendidikan bagi anak didiknya. Pola terpadu pendidikan umum dan pesantren yang diterapkan SMP Al Hayat, cukup memberi harapan.
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 11 January 2010 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Polling
Masih perlukah pelaksanaan Ujian NAsional untuk sekolah menengah?
 
Who's Online
Saat ini ada 2 tamu online
 
Template designed by  L38An0n